Sehari Bersama Raissa Ku

Cerita di mulai saat pagi hari:

“Mama….! Sudah jam 7, wawa terlambat nih udah,”

Itu kalimat pertama pas aku bangun tidur. Aku benar-benar panik pas itu. Jelas aja panik, aku disuruh dateng jam 6.30, eh kebangun malah jam 7. -___-”

Gak datang, entar nggak enak sama kakak kelas, dan temen-temen panitia lainnya. Dan pada akhirnya, dengan terburu-buru, aku pergi ke sekolah. Sampe ke sekolah, udah jam 7.30. Bussseet.. telat banget aku..

Untung aja, acaranya belum mulai. Tapi, ya itu, anak-anak kelas X nya udah pada dateng.. Cukup kecewa sih, yang dateng hanya 1/4 dari jumlah siswa SMAN 1. Mm.. Pikir positif aja deh, mereka itu adalah orang-orang pilihan. Dan mereka tampaknya enjoy dan asik..

Acara di mulai dengan pembukaan yang seperti biasa, membosankan. Untung nggak lama. Dan setelah itu, dimulai dengan pengenalan RAISSA yang di pandu oleh Kak Rania dan Atika. Lucu, ngeliat Atika nervous… hehe

Lalu, acara selanjutnya di ambil alih oleh FPRJ (Forum Peduli Remaja Jambi) yang dipandu oleh Kak Ahmad. Seru!! Iri deh sama angkatan baru ini.. Pas kami dulu, berbeda 180 derajat dari acara tahun ini. u,u

Kak Ahmad sih kalo boleh di bilang, bisa jadi Kak Abi nya Jambi. Orangnya deket sama peserta dan nggak monoton. Nggak canggung sama adek-adeknya. Bahkan, yang akhwat (perempuan) pengen kak Ahmad yang jadi tutornya. -Haduuh, akhwat dan ikhwan kan nggak boleh di gabung-

Trus, alhamdulillah, kesan adek-adek yang datengnya pada bagus-bagus semua. Semoga mereka bisa masuk RAISSA dan selalu aktif di organisasi islam ini. 😀

Kesan dan Pesan yang paling nyeleneh menurut aku yaitu ada peserta yang bilang kalo Jam Ishoma (Istirahat Sholat Makan)nya bisa lebih di lamain..

Aku: mm.. boleh juga tuh.. Tapi, nggak yakin bakal mau di buat lebih lama

Trus, ada lagi yang bilang ruangannya di dinginin.

Aku: waduh, biasa tinggal di kutub ya? Butuh tambahan AC lagi kayaknya.. hoho

 

Seru deh pokoknya.. !! 😀 Nggak nyesel datang ke SEMARAK dan jadi panitianya!

Dan letih belum berakhir sampai di sini.. Tiba-tiba, Pak Amril dateng, trus nyuruh ngangketin kursi stainless steel yang ternyata berat, ke depan kelas-kelas di SMANSA. Huwwoo.. sekali ngeliat, ternyata hanya cuma ada 1 panitia yang cowok. Buseet dah, kemana panitia yang lainnya. Dan terpaksa, kalimat emansipasi wanita terpakai juga. Benar benar emansipasi!

Kami, panitia akhwatnya, pada ngangketin 25 rangkaian kursi stainless steel, yang 1 rangkaian itu ada 4 kursi. hmm.. mandi keringet deh saya.. Trus, di tambah aku nyapu auditorium,meneruskan pekerjaan Kak Rania dan Kak Dina.

Dan begitulah akhir dari perjalanan panjang dalam mengadakan acara pertama ku, SEMARAK.

Kegiatan-kegiatan RAISSA dan Daku! siap menanti ku deket-deket bulan puasa ini.. Huft.. semoga berjalan sukses! Amin!

 

Advertisements
Published in: on July 24, 2011 at 11:48 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://hanjournal.wordpress.com/2011/07/24/sehari-bersama-raissa-ku/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: